pon-papua

4 Kesalahan dari Strategi Bertahan Ronald Koeman di Barcelona

17 September 2021, 08:54 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Ilustrasi Ronald Koeman.
Ilustrasi Ronald Koeman. /Lisa Azzahra/Skor.id

SKOR.id - Tidak ada yang salah jika sebuah tim bermain bertahan. Tapi, bagaimana jika yang melakukannya adalah Barcelona? Mereka tentu harus melakukannya dengan sangat baik.

Masalahnya, Blaugrana bukan tim yang diciptakan untuk bermain bertahan dan Ronald Koeman memaksakan cara ini ketika menghadapi Bayern Munchen, 14 September 2021 lalu.

Ronald Koemen kini dalam posisi terancam pemecatan. Ini pernah dialami Jose Mourinho ketika masih sebagai pelatih Real Madrid.

Jose Mourinho menerapkan sepak bola bertahan ketika Los Merengues menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico tahun 2011 silam. Hasilnya, Real Madrid kalah dengan kemasukan empat gol.

Untuk Barcelona, bermain bertahan bukanlah ide yang tepat. Karena itu, wajar jika kemudian belakangan Ronald Koeman menjadi sorotan.

Setelah kekalahan dari Bayern Munchen, 0-3, di ajang Liga Champions 2021-2022 ini, nasib Ronald Koeman sebagai pelatih dipertanyakan.

Pria asal Belanda ini diyakini tidak akan bertahan lama, kecuali Ronald Koeman mampu memperbaiki kesalahannya.

Ronald Koeman membuat Barcelona, tim besar, justru terlihat seperti sebuah tim yang kecil.

Cukup dengan melihat kekalahan dari Bayern Munchen, ada setidaknya empat kesalahan yang dilakukan Ronald Koeman. Berikut analisis 4 kesalahan Barcelona saat menghadapi Bayern Munchen:

1. Pola Tiga Bek

Dalam pertandingan tersebut, Ronald Koeman menempatkan trio Ronald Araujo, Gerard Pique, dan Eric Garcia di pertahanan.

Hanya, dia menempatkan Sergi Roberto dan Jordi Alba sebagai bek sayap. Barcelona tidak terbiasa bermain dengan tiga bek.

Bahkan, dengan tambahan dua bek sayap tersebut, Barcelona justru menjadi bermain dengan lima bek, atau 5-3-2 bukannya 3-5-2.

Dari statistik menurut harian Barcelona, Sport, Eric Garcia melepaskan 62 operan dan Gerard Pique 61 operan.

Keduanya menjadi pemain yang paling banyak merebut atau membendung bola dan pergerakan lawan.

Ya, dari statistik pula memperlihatkan bahwa penguasaan bola kedua tim imbang 50-50. Meski demikian, mereka melakukannya lebih banyak di daerah sendiri.

Bek Uruguay, Ronald Araujo, kembali berlatih bersama Barcelona.
Bek Uruguay, Ronald Araujo, kembali berlatih bersama Barcelona. (Dugout)

Fakta lainnya, kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen lebih banyak menyentuh bola yaitu 44 kali dengan kakinya dibandingkan dengan dua pemain depan Barcelona, Memphis Depay dan Luuk de Jong.

Memphis Depay yang 28 kali menyentuh bola sedangkan Luuk de Jong 15 kali. Dengan demikian, jelas bahwa Barcelona lebih banyak bermain di daerah mereka sendiri.

Dengan data tersebut mudah disimpulkan bahwa Ronald Koeman ingin mencegah risiko yang terjadi dalam transisi dan juga ketika kehilangan bola.

Tapi, hasilnya, itu tadi, Blaugrana lebih banyak mengamankan bola. Jadilah 17 tembakan mengarah ke gawang mereka dengan tiga di antaranya menjadi gol.

Yang menarik melihat statistik yang terjadi di gawang Bayern Munchen, tidak satu pun ada tembakan Barcleona yang mengarah ke gawang kiper Manuel Neuer.

Jadi, Ronald Koeman harus mengkaji ulang lagi, kembalikan pola 4-3-3 Barcelona karena tim ini tidak terbiasa bermain dengan tiga bek di pertahanan.

2. Alternatif Lini Depan

Menghadapi Bayern Munchen, Barcelona bermain dengan dua pemain depan (forwards). Ronald Koeman menempatkan Luuk de Jong dan Memphis Depay.

Keputusan tersebut tampaknya karena Ronald Koeman melihat tidak ada pilihan lain. Sejatinya, Ronald Koeman dapat memanfaatkan Yusuf Demir.

Meski demikian, Ronald Koeman memiliki skenario Yusuf Demir akan dimanfaatkannya sebagai pemain yang masuk dari bangku cadangan dan mengubah situasi.

Dalam poin tersebut, Barcelona tidak memiliki cukup pilihan untuk penyerang di lini depan. Situasi ini terjadi karena Barcelona telah melepas Antoine Griezmann ke Atletico Madrid sementara Sergio Aguero belum fit.

Para pemain Barcelona merayakan gol Memphis Depay ke gawang Getafe pada pekan ketiga LaLiga 2021-2022.
Para pemain Barcelona merayakan gol Memphis Depay ke gawang Getafe pada pekan ketiga LaLiga 2021-2022. LaLiga

Dengan situasi tersebut, jika memang Barcelona tidak memiliki pilihan lagi untuk lini depan, Ronald Koeman idealnya bermain tanpa penyerang murni.

Dalam strategi menyerang, sebuah tim tetap bisa melakukan serangan dengan cara dominasi penguasaan bola.

Menciptakan penguasaan bola dari lini tengah sampai kemudian bergerak ke jantung pertahanan. Dari sana, pemain Barcelona dapat menciptakan peluang, melepaskan tembakan.

Hal inilah yang dilakukan pelatih Barcelona sebelum Ronald Koeman seperti Johan Cruyff dan Josep Guardiola.

Luis Enrique memiliki trio lini depan yang unik tapi dia tetap membuat Barcelona tidak melupakan penguasaan bola dari lini tengah.

Kini, Ronald Koeman justru mengambil jalan berbeda. Dia lebih fokus dengan pertahanan timnya.

Jika ini yang menjadi cara Ronald Koeman, tentu akan banyak yang harus diubah. Bukan hanya dari tim melainkan juga harus mengubah pelatihnya.

3. Tanpa Kreator

Apakah kekalahan Barcelona ada kaitannya dengan aspek kondisi fisik pemain mereka? Pada pertandingan tersebut, pemain Barcelona tidaklah berlari lebih banyak dibandingkan pemain Bayern Munchen.

Masalahnya adalah dalam pertandingan tersebut tidak ada pemain Barcelona yang dapat bermain bebas mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Sergio Busquets, Frenkie de Jong, dan Pedri, memang bermain bagus tapi mereka tidak memiliki kemampuan menjadi pembeda dengan kualiitas individu.

Mereka tidak mampu mengalahkan lima gelandang Bayern Munchen (Bayern bermain dengan pola 4-2-3-1) yaitu Joschua kimmich, Leon Goretzka, Leroy Sane, Thomas Muller, dan Jamal Musiala.

Dari jumlah saja dapat dilihat: 3 lawan 5. Ronald Koeman idealnya sudah bisa menganalisis apa yang terjadi di babak pertama dan mengubahnya di babak kedua. Namun, itu tidak dia lakukan.

4. Umpan-Umpan Panjang

Barcelona bermain dengan operan-operan panjang (long ball) saat menghadapi Bayern Munchen.

Total, ada 33 kali operan panjang dalam permainan Barcelona. Marc-Andre Ter Stegen 14 kali, Ronald Araujo 6 kali melakukan operan panjang, Gerard Pique 4 kali, Eric Garcia 3 kali, Jordi Alba 2 kali.

Sedangkan Sergi Roberto, Frenkie de Jong, Gavi, dan Alejandro Balde masing-masing satu kali.

Barcelona bermain menggunakan cara tersebut dengan target ke arah pemain baru mereka yaitu Luuk de Jong.

Para pemain Barcelona sedang menjalani sesi latihan jelang duel kontra Bayern Munchen di Liga Champions.
Para pemain Barcelona sedang menjalani sesi latihan jelang duel kontra Bayern Munchen di Liga Champions.

Tapi, strategi tersebut terbukti bukanlah solusi terbaik karena cara seperti ini jarang diterapkan dalam latihan Los Azulgrana.

Jadi, tidak ada cara lain kecuali kembali ke basic yaitu bermain dengan operan-operan pendek.

Laga lawan Bayern Munchen memang hanya satu pertandingan, namun itu merupakan momen penting.

Bagaimana Ronald Koeman bereaksi menghadapi laga seperti itu dengan keputusannya, justru membuat Barcelona dalam bahaya.

Berita Bola Internasional lainnya:

16 Statistik Menarik pada Matchday 1 Liga Champions

5 Stadion Indah, Unik, dan Canggih di J.League

  • Sumber: Sport Es
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga Champions

    Rabu, 15 September 2021

    Dibantai Bayern Munchen, Fans Sebut Barcelona Berubah Jadi Arsenal Cabang La Liga

    Kekalahan dari Bayern Munchen membuat the Catalans kembali menjadi target ejekan fans di media sosial.

    Liga Champions

    Kamis, 16 September 2021

    VIDEO: Bantu Bayern Munchen Tekuk Barcelona, Julian Nagelsmann Tambahkan 3 Rekor Positif

    Pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann, akhirnya angkat bicara tentang perasaannya setelah sukses menekuk Barcelona.

    Liga Spanyol

    Kamis, 16 September 2021

    26 September Bisa Jadi Hari Penghakiman Ronald Koeman di Barcelona

    Barcelona disebut-sebut sudah menetapkan hari penghakiman buat Ronald Koeman.

    Terbaru

    Liga Spanyol

    Selasa, 7 Desember 2021

    Barcelona akan Melengkapi Karier Edinson Cavani di Liga Besar Eropa

    Barcelona membidik penyerang Manchester United, Edinson Cavani sebagai solusi memecahkan persoalan minim gol

    Liga Spanyol

    Selasa, 7 Desember 2021

    Liga Spanyol 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

    Liga Spanyol 2021-2022 dimulai pada Sabtu (14/8/2021) WIB. Berikut jadwal, hasil, klasemen, dan profil klubnya.

    Liga Spanyol

    Selasa, 7 Desember 2021

    Hasil dan Klasemen liga Spanyol: Getafae dan Athletic Bilbao Berbagi Satu Angka

    Giornata ke-16 Liga Spanyol 2021-2022 berakhir pada Senin (6/12/2021) atau Selasa dini hari WIB.

    Liga Spanyol

    Senin, 6 Desember 2021

    VIDEO: Pelatih Real Madrid Soroti Konsistensi Permainan Timnya

    Berikut ini adalah video komentar pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, setelah menang atas Real Sociedad.

    Liga Spanyol

    Senin, 6 Desember 2021

    VIDEO: Alexia Puttelas Pamerkan Trofi Ballon d'Or Feminin 2021 Sebelum Laga Barcelona vs Real Betis

    Alexia Putellas memamerkan torfi Ballon d'Or miliknya sebelum laga Barcelona vs Real Betis.

    Liga Spanyol

    Senin, 6 Desember 2021

    Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Rayo Vallecano dan Valencia Kompak Menang Tipis

    Hasil dan klasemen Liga Spanyol usai laga yang berlangsung Minggu (5/12/2021) malam sampai Senin dini hari WIB.

    Liga Spanyol

    Senin, 6 Desember 2021

    VIDEO: Luka Modric Puji Penampilan Real Madrid saat Kalahkan Real Sociedad

    Gelandang Real Madrid, Luka Modric, puas dengan penampilan timnya kala menang lawan Real Sociedad.

    Liga Spanyol

    Minggu, 5 Desember 2021

    Real Sociedad vs Real Madrid: Karim Benzema Jadi Korban Kemenangan Los Blancos

    Penyerang sekaligus kapten Real Madrid, Karim Benzema, harus digantikan pada awal babak pertama karena mengalami cedera saat menghadapi Real Sociedad.

    Liga Spanyol

    Minggu, 5 Desember 2021

    Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barcelona dan Atletico Madrid Tumbang, Real Madird Menang

    Berikut ini merupakan hasil dan klasemen Liga Spanyol 2021-2022 pada pekan ke-16, Sabtu (4/12/2021) hingga Senin dini hari WIB.

    Liga Spanyol

    Minggu, 5 Desember 2021

    Hasil Real Sociedad vs Real Madrid: Gol Vinicius dan Luka Jovic Kokohkan Los Blancos di Puncak

    Real Madrid sukses meneruskan tren positifnya dengan meraih kemenangan atas Real Sociedad.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X