Kilas Balik Liga Spanyol 1992-1993: Pertarungan Dramatis Barcelona dan Real Madrid

14 September 2021, 11:00 WIB
Editor: Pradipta Indra Kumara
Cover Kilas Balik Liga Spanyol
Cover Kilas Balik Liga Spanyol /| Grafis Yusuf/Skor.id

SKOR.id - Berikut ini adalah kilas balik Liga Spanyol musim 1992-1993 yang menyisakan kisah perebutan juara dramatis antara Barcelona dan Real Madrid.

Barcelona sukses memastikan diri menjadi juara Liga Spanyol pada musim 1992-1993 melalui perjuangan dramatis.

Saat itu Barcelona dikenal memiliki skuad dengan sebutan The Dream Team yang dilatih oleh Johan Cruyff.

Real Madrid yang berpeluang menjadi juara Liga Spanyol musim itu, justru tumbang pada pertandingan terakhir musim 1992-1993.

Dampaknya, Los Blancos harus rela kehilangan gelar, dan melihat Barcelona menjadi juara Liga Spanyol untuk ketiga kali secara beruntun.

Fakta Kompetisi

Waktu: 5 September 1992 sampai 20 Juni 1993

Juara: Barcelona

Piala UEFA: Deportivo La Coruna, Valencia, Tenerife, Atletico Madrid

Piala Winners: Real Madrid

Degradasi: Espanyol, Cadiz, Real Burgos

Jumlah Pertandingan: 380 laga

Jumlah Gol: 954 gol

Top Skor: Bebeto (29 gol)

Kemenangan Kandang Terbesar: Barcelona 7-2 Sporting Gijon

Kemenangan Tandang Terbesar: Real Zaragoza 1-6 Barcelona

Pencetak Gol Tertua: Rafael Garcia Cortes (Rayo Vallecano, 35 tahun 5 bulan, 1 hari).

Pencetak Gol Termuda: Marco Vales (Deportivo La Coruna, 18 tahun, 1 bulan, 18 hari).

Tim dengan Gol Terbanyak: Barcelona (87)

Tim dengan Gol Tersedikit: Celta Vigo (25)

Tim paling banyak kebobolan: Cadiz (70)

Tim paling sedikit kebobolan: Real Madrid (28)

Fakta Unik

1. Barcelona juara Liga Spanyol tiga kali beruntun, sekaligus memastikan gelar ke-13 mereka.

2. Ada 6 pemain yang selalu tampil penuh di Liga Spanyol musim 1992-1993 yaitu, Juan Carlos Unzue (Sevilla), Andoni Zubizarreta (Barcelona), Paco (Rayo Vallecano), Viti (Real Oviedo), Voro (Valencia), dan Juan Jose Valencia (Athletic Bilbao).

3. Barcelona dan Real Madrid sama-sama menang sekali saat bertemu pada laga el clasico.

4. Real Madrid gagal menjadi juara karena kalah 0-2 dari Tenerife.

5. Pelatih Tenerife saat itu adalah legenda Real Madrid, Jorge Valdano.

6. Format poin pada saat itu adalah, menang = 2 poin, imbang 1 poin, kalah 0 poin.

Kejadian Penting

Jika dilihat dari lama waktu menguasai puncak klasemen, Barcelona memang yang paling dominan di Liga Spanyol musim 1992-1993.

Blaugrana menjadi tim dengan total waktu terlama memimpin klasemen sepanjang musim 1992-1993, yaitu selama 21 pekan.

Tim kedua adalah Deportivo La Coruna yang memimpin 13 pekan pada awal hingga pertengahan kompetisi.

Sisanya adalah Real Madrid yang mempimpin selama tiga pekan dan Real Burgos yang memuncaki klasemen pada pekan perdana.

Barcelona juga memang lebih diunggulkan, sebab mereka memiliki skuad berlabel The Dream Team yang dilatih Johan Cruyff.

Terlebih, El Barca berhasil memenangi gelar Piala Champions (Liga Champions) pada musim sebelumnya mengalahkan wakil Italia, Sampdoria.

Namun, perebutan gelar juara mulai menjadi dramatis ketika kompetisi menyisakan empat pertandingan tersisa.

Barcelona yang perkasa dengan mengalahkan Rayo Vallecano 4-0 pada pekan ke-34, tumbang 2-3 di tangan Celta Vigo pada pekan ke-35.

Sementara itu Real Madrid bermain imbang dengan skor 0-0 pada pekan ke-35 melawan Osasuna, dan menggeser posisi Barcelona di puncak klasemen.

Setelah kekalahan pada pekan ke-35, Barcelona bangkit dengan mengalahkan Sevilla pada pekan ke-36 (2-1) dan Osasuna (1-0) pada pekan ke-37.

Pada pekan ke-36 dan ke-37, Real Madrid secara meyakinkan meraih kemenangan atas Real Sociedad (2-0) dan Atletico Madrid (1-0).

Real Madrid saat itu pun menjadi kandidat kuat juara Liga Spanyol menjelang berakhirnyamusim 1992-1993.

Hal tersebut memang masuk akal pada saat itu, sebab Real Madrid berbekal 22 pertandingan tanpa kalah secara beruntun di liga, dan empat laga terakhir tanpa kebobola.

Real Madrid ditantang oleh tim kuda hitam, Tenerife pada laga pekan ke-38, sementara Barcelona menjamu Real Sociedad.

Peluang juara Real Madrid yang sudah di depan mata akhirnya sirna, setelah mereka tunduk 0-2 di tangan Tenerife dan Barcelona menang 1-0 atas Real Sociedad.

Rasa sakit Real Madrid terasa lebih menusuk, mengingat pelatih Tenerife saat itu adalah mantan pemain dan salah satu legenda klub, Jorge Valdano.

Barcelona pun unggul dengan koleksi poin akhir 58, sementara Real Madrid tertinggal satu poin di belakang mereka (57).

Klasemen Akhir

 

Klasemen Liga Spanyol 1992-1993
Klasemen Liga Spanyol 1992-1993 Grafis Yusuf/Skor.id

Berita Kilas Balik Lainnya:

Kilas Balik Liga Inggris 1995-1996: Man United Juara dengan Konsistensi, Man City Degradasi

Kilas Balik Liga Champions 1994-1995: Tim Impian Ajax Amsterdam Kuasai Belanda dan Eropa

  • Sumber: Transfermarkt
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Spanyol

    Jumat, 10 September 2021

    Kilas Balik Real Madrid 2007-2008: Ditakdirkan Juara Liga Spanyol

    Berikut ini adalah kilas balik perjalanan Real Madrid pada musim 2007-2008, yang kembali memenangkan Liga Spanyol.

    Liga Spanyol

    Jumat, 10 September 2021

    Kilas Balik Barcelona 2004-2005: Kemunculan Bintang Muda, Lionel Messi

    Berikut ini adalah kilas balik perjalanan Barcelona pada musim 2004-2005, yang mengorbitkan nama Lionel Messi.

    Liga Spanyol

    Sabtu, 11 September 2021

    Kilas Balik Deportivo La Coruna 1999-2000: Kejutan Gelar Liga Spanyol Perdana

    Berikut ini adalah kilas balik Deportivo La Coruna yang menjadi juara Liga Spanyol pada musim 1999-2000.

    Terbaru

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    4 Perseteruan Pelatih vs Presiden di Barcelona

    Ini bukan kali pertama pelatih atau mantan pelatih berseteru dengan presiden Barcelona.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Karim Benzema Tembus 200 Gol di Liga Spanyol, Diprediksi Rebut Pichichi Musim Ini

    Karim Benzema menggila musim ini. Striker gaek Real Madrid itu terus merobek jala lawan dan kini tembus 200 gol di La Liga.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Mengenal Davide Ancelotti dan Francesco Mauri, Staf Penting Carlo Ancelotti di Real Madrid

    Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mendapat dukungan dari staf-staf muda yang membantu agar kinerjanya maksimal.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Prediksi Cadiz vs Barcelona: Saatnya Ronald Koeman Mengadu Nasib

    Berikut ini merupakan prediksi Liga Spanyol, Cadiz vs Barcelona, Jumat (24/9/2021) dini hari WIB.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Liga Spanyol 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

    Liga Spanyol 2021-2022 dimulai pada Sabtu (14/8/2021) WIB. Berikut jadwal, hasil, klasemen, dan profil klubnya.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Masih Perkasa

    Berikut hasil pertandingan dan klasemen Liga Spanyol 2021-2022 pekan keenam hari kedua.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Hasil Real Madrid vs Mallorca: Asensio Cetak Hattrick, Los Blancos Bantai Tim Tamu

    Real Madrid terus melanjutkan tren tak terkalahkan mereka di Liga Spanyol dengan membekap Mallorca, skor 6-1.

    Liga Spanyol

    Kamis, 23 September 2021

    Ronald Koeman Bahas 'Tirani' Lionel Messi di Barcelona

    Messi disebut mantan pelatihnya, tidak menyukai kekalahan, bahkan jika itu terjadi bukan dalam pertandingan sungguhan.

    Liga Spanyol

    Rabu, 22 September 2021

    VIDEO: Di Balik Layar Comeback Real Madrid Melawan Valencia

    Pasukan Carlo Ancelotti membekuk Valencia 2-1 berkat dua gol di sisa empat menit pertandingan.

    Liga Spanyol

    Rabu, 22 September 2021

    Link Live Streaming Liga Spanyol Hari Ini: Misi Real Madrid dan Valencia di Papan Atas

    Berikut ini adalah link live streaming Liga Spanyol, ada duel Real Madrid vs Mallorca dan Sevilla vs Valencia.
    X